KUTACANE – Jalan berlumpur dan berlubang di Gampong (Desa) Permata Musara menghubungkan dengan Gampong Bun Bun Indah, Kecamatan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), Provinsi Aceh.
Jalan tersebut penuh dengan kubangan lumpur membuat para petani kesulitan untuk melintasi menuju ke kebun mereka.
“Sudah puluhan tahun jalan ini tidak di aspal, jadi seperti ini lah sekarang, apabila hujan jalan berlumpur sulit untuk dilewati,” kata petani warga Bun Bun Indah, Harjen Mulyadi, kepada wartawan, Sabtu 6 Januari 2024.
Harjen mengatakan, kondisi jalan ini sangat berpengaruh besar untuk mengangkut hasil panen para petani, apabila hujan turun terpaksa warga bergotong royong menimbun lumpur yang berkubang penuh dengan air itu.
“Dengan kondisi jalan yang penuh lumpur ini hanya bisa satu kali warga mengangkut hasil panen menuju perkotaan, jika kondisi tidak memungkinkan, kami memutuskan kembali pulang sembari menunggu jalan kering,” ujar Harjen.
Harjen berharap ada yang peduli dengan nasib warga di sejumlah gampong dalam Kecamatan Leuser, warga pelosok ini, karena sudah puluhan tahun dan berganti nya kepemimpinan tidak ada kepedulian pihak terkait untuk melakukan pengaspalan pada jalan tersebut.
“Tolonglah kepada pemerintah daerah perhatikan jalan kami ini, untuk mengangkut hasil panen pun sekarang tidak bisa dengan kondisi jalan tidak memungkinkan untuk dilintasi,” harap Harjen. (ae)

















