BandarlampungHeadlineLampung Raya

Pemkot Bandar Lampung Minta Pengelola Wisata Tinjau Fasilitas, Cegah Insiden Kafe Roboh Terulang

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung meminta pengelola wisata di wilayahnya untuk mengevaluasi dan memperbaiki fasilitas yang mereka miliki demi mencegah terjadinya kecelakaan seperti insiden ambruknya kafe di Way Gubak pada malam pergantian tahun.

“Kami akan meninjau langsung lokasi kejadian kafe yang roboh tersebut. Kami juga mengimbau pengelola wisata di kota ini agar benar-benar memperhatikan kondisi fasilitas mereka untuk menghindari kejadian serupa,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah, Jumat (3/1).

Adiansyah menegaskan bahwa Pemkot Bandar Lampung sebelumnya telah memberikan peringatan kepada para pengelola wisata agar memastikan fasilitas mereka dalam kondisi layak.

“Kami sudah pernah melakukan pengawasan dan mengimbau agar fasilitas ditinjau ulang. Jika ditemukan fasilitas yang sudah tidak layak, segera lakukan perbaikan,” ujarnya.

Adiansyah juga menyoroti pentingnya pengelola wisata memperhatikan kapasitas pengunjung. Ia menyebut bahwa insiden kafe yang roboh tersebut terjadi karena tempat tersebut dipadati pengunjung menjelang malam pergantian tahun.

“Ketika mendekati pukul 12 malam, banyak pengunjung yang datang dan memaksa masuk, sehingga tempat itu melebihi kapasitas. Kami meminta pengelola wisata agar tidak memaksakan menerima pengunjung jika sudah mencapai batas kapasitas,” tambahnya.

Pemkot juga mengimbau agar pengelola wisata tidak membuka lokasi wisata jika fasilitasnya dinilai tidak layak.

“Jika fasilitas belum layak, lebih baik jangan dibuka untuk umum dulu. Semua fasilitas harus dikaji ulang karena ini menyangkut keselamatan pengunjung. Kami juga akan memeriksa kaitannya dengan perizinan, meski diketahui pengelola kafe tersebut adalah kelompok sadar wisata (pokdarwis) yang belum memiliki izin,” jelasnya.

Pada 31 Desember 2024, insiden terjadi di sebuah kafe yang berlokasi di atas bukit di Way Gubak, Kota Bandar Lampung. Saat malam pergantian tahun, bagian kafe tersebut ambruk akibat kelebihan kapasitas pengunjung. Meski tidak ada korban jiwa, lima orang dilaporkan mengalami luka ringan akibat peristiwa tersebut. (rm)

Related Posts