TULANGBAWANG BARAT – Permasalahan infrastruktur jalan menjadi aspirasi utama masyarakat dalam kegiatan reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Asep Priwanto dari Partai Amanat Nasional (PAN), yang digelar di Tiyuh Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Jumat (03/04/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan kelurahan, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai tiyuh yang berada di daerah pemilihan Asep.
Dalam kesempatan itu, warga secara langsung menyampaikan berbagai keluhan, khususnya terkait kondisi jalan yang rusak dan membutuhkan perbaikan segera.
Salah satu warga Panaragan Jaya, Ibu Nining, mengungkapkan kondisi jalan gang di depan rumah dinas Bupati menuju arah sekolah yang selama ini rusak parah. Menurutnya, saat musim hujan, jalan tersebut menjadi becek, berlubang, dan tergenang air sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat.
“Kalau musim hujan jalannya becek, banyak lubang dan genangan air. Kami mohon agar bisa segera diperbaiki,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan warga Mulya Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Mereka meminta perbaikan jalan sepanjang kurang lebih 100 meter di wilayah Suku 5 yang kondisinya rusak berat. Warga berharap adanya solusi sementara jika belum tersedia anggaran dari pemerintah daerah.
“Kalau memang belum ada anggaran, kami berharap ada solusi sementara agar jalan tidak semakin rusak dan membahayakan,” kata salah satu warga.
Menanggapi hal tersebut, Asep Priwanto menyatakan kesiapannya untuk membantu penanganan sementara dengan melakukan penimbunan jalan menggunakan material batu.
“Nanti dicek dulu, butuh berapa mobil batu untuk penimbunan jalan yang ada di mulya jaya. Kalau hanya sekitar 100 meter, insyaallah bisa kita fasilitasi sebagai solusi sementara,” jelas Asep.
Selain itu, Sutris dari Candra Mukti turut menyampaikan kondisi jalan dari Simpang PU hingga Samsat yang dinilai sangat memprihatinkan. Ia bahkan menyebutkan bahwa kerusakan jalan tersebut telah memakan korban jiwa akibat kecelakaan.
“Jalan dari Simpang PU sampai Samsat itu sudah sangat parah. Bahkan kemarin ada kecelakaan sampai meninggal dunia. Kami berharap ini segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Sementara itu, Sriyanto, warga Wonokerto, juga meminta perbaikan jalan sepanjang kurang lebih 600 meter yang saat ini dalam kondisi rusak berat.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Asep Priwanto menegaskan bahwa seluruh usulan masyarakat akan menjadi bahan pembahasan dan akan disampaikan langsung kepada pemerintah daerah serta dinas terkait.
“Kita memahami saat ini kondisi anggaran sedang efisiensi. Namun, semua aspirasi ini akan tetap saya sampaikan langsung kepada kepala daerah dan dinas terkait, apalagi ini sudah menyangkut keselamatan masyarakat,” pungkasnya. (rm)

















