HeadlineHukum & KriminalSumatera

Ada Mortir Peninggalan Perang Dunia di Kepahiang, Sempat Dijual ke Pengepul Barang Bekas

BENGKULU – Junaidi (43), seorang pengepul barang bekas warga Perumahan Residence Grand Nomor 7 Kelurahan Air Bang Kecamatan Curup Tengah Kabupaten Rejang Lebong, tak menyadari benda yang diperolehnya dari tempat pembuangan sampah (TPS) di Desa Daspetah Kecamatan Ujan Mas  Kabupaten Kepahiang, Minggu 28 Mei 2023 adalah sebuah mortir.

Karena ketidaktahuannya ini pula, mortir yang bisa meledak kapan saja itu sempat dijual ke penerima barang bekas di Desa Lubuk Ubar Kecamatan Curup Selatan Kabupaten Rejang Lebong.

”Saya tidak tahu, besi bulat itu kemudian dijual ke penerima barang bekas. Kemudian disuruh meletakkan di kebun samping rumahnya,” ungkap Junaidi.

Oleh penerima barang bekas, yang semula curiga dengan benda yang baru diterima kemudian menghubungi kerabatnya yang berdinas di Kodim 0409 Rejang Lebong.

Dihubungi Kapolsek Curup Iptu Singgih Wirastho SH,  membenarkan ada temuan mortir di tempat penerima barang bekas di Desa Lubuk Ubar Kecamatan Curup Selatan Kabupaten Rejang Lebong.

‘Awalnya Saksi Junaidi menjual besi bulat diduga mortir ke Santosi.
Melihat ada kejanggalan benda itu mirip mortir pelontar, akhirnya Santosi menghubungi kerabatnya anggota Kodim 0409 Rejang Lebong dan Babinkantibmas Polsek Curup menuju lokasi,” ungkap Kapolsek.

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata benar merupakan mortir.
Menurut Pelda Sony, mortir tersebut merupakan mortir jenis 80 diduga bekas perang Dunia ke II.

”Daerah sekitar lokasi sudah di police line dan kami langsung berkoordinasi dengan tim Gegena Brimob Polda Bengkulu, untuk melakukan penangan,” terang Kapolsek.

Sementara itu, Kapolsek Curup bersama anggota kodim 0409 Rejang Lebong masih di lokasi menunggu tim Gegana Polda Bengkulu tiba untuk dilakukan penanganan.

Di wilayah Provinsi Bengkulu, khususnya Kabupaten Kepahiang dan Rejang Lebong temuan mortir bekas peninggalan perang dunia II bukanlah kali pertama.

Ini juga membuktikan, pergolakan perang mempertahankan kemerdekaan juga terjadi di sepanjang wilayah Provinsi Bengkulu. (*)

Related Posts

Load More Posts Loading...No More Posts.