BANDAR LAMPUNG — Suasana belajar SMKN 7 Bandar Lampung tampak berbeda pada Senin, 19 Januari 2026.
Sejumlah mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya hadir langsung di ruang kelas untuk berbagi ilmu dan pengalaman seputar strategi bisnis dan pemasaran digital yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini.
Kegiatan bertajuk Mahasiswa Mengajar ini menjadi ajang praktik nyata bagi mahasiswa sekaligus wadah transfer pengetahuan kepada siswa SMK. Dua mahasiswa, Anggi Alya Kurnia Falupi dan Nabila Putri Nur Halimah, membuka sesi dengan materi “Mengenal Google My Business dan WhatsApp Marketing”.
Materi tersebut menyoroti pentingnya kehadiran digital bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, agar lebih mudah ditemukan dan menjangkau konsumen secara efektif.
“Melalui Google My Business, pelaku usaha bisa meningkatkan visibilitas bisnisnya di mesin pencari, sementara WhatsApp Marketing sangat efektif untuk membangun komunikasi langsung dengan pelanggan,” ujar Anggi.
Senada dengan itu, Nabila menambahkan bahwa strategi pemasaran digital kini tidak harus mahal, tetapi harus tepat sasaran dan konsisten.
Sesi berikutnya dilanjutkan oleh Nanda Chairunisa Ayu dan Vania Della Angelina yang membawakan materi Business Model Canvas (BMC). Dengan pendekatan interaktif, keduanya mengajak siswa memahami sembilan elemen penting dalam perencanaan bisnis, mulai dari value proposition hingga revenue streams.
“Business Model Canvas membantu kita melihat gambaran bisnis secara menyeluruh dan terstruktur. Ini sangat penting bagi siswa SMK yang ingin berwirausaha sejak dini,” tutur Nanda.
Vania juga menambahkan bahwa BMC dapat menjadi alat sederhana namun powerful untuk menguji ide bisnis sebelum dijalankan.
Kegiatan sharing session ini merupakan bagian dari praktik Mata Kuliah Business Communication Strategy yang diampu oleh Lilla Rahmawati, S.Sos., M.M.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung di lapangan.
Menurut Lilla Rahmawati, melalui kegiatan ini mahasiswa didorong untuk mengasah kemampuan komunikasi, meningkatkan kepercayaan diri, serta melatih kemampuan menyampaikan ide dan gagasan bisnis secara profesional kepada publik. (*)
















