JAKARTA – Shalat adalah ibadah utama disebut sebagai tiang agama. Karena nanti pada saat manusia di hizab di alam akherat, amalan yang pertama kali ditanyakan malaikat adalah ibadah Shalat. Oleh karena itu Shalat merupakan ibadah yang wajib dilaksanakan bagi setiap umat Islam.
Shalat fardhu yang wajib ditunaikan dalam satu hari ada lima waktu, yakni Subuh, Zuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya.
Saat mengerjakan shalat, seseorang dituntut harus fokus pada bacaan dan gerakan atau dengan kata lain khusyuk.
Fokus yang dimaksud artinya segala pikiran, jiwa dan raga dipusatkan hanya untuk beribadah kepada Allah SWT, sehingga saat sholat, pikiran menjadi terarah dan tidak melenceng ke hal lainnya.
Agar kita bisa khusyu dalam shalat merupakan salah satu masalah yang seringkali dialami oleh setiap muslim. Karena meski shalat tetap diterima sekalipun shalat kita tidak khusyu, namun nilai dan martabat orang yang khusyu dengan yang tidak khusyu tentu berbeda dihadapan Allah Swt.
Salah satu karunia yang Allah Swt berikan kepada seorang hamba yang khusyu dalam shalat adalah ia akan merasakan kenikmatan dalam shalat. Maka dari itu hendaknya seorang muslim berusaha semaksimal mungkin untuk menggapai kekhusyuan dalam shalat agar merasakan nikmatnya shalat.
Lantas bagaimana cara agar bisa tenang dan khusyuk saat shalat?
Agar shalat kita khusyuk, persiapkan diri dengan niat tulus dan wudhu sempurna, lakukan gerakan perlahan dengan tuma’ninah (tenang), fokus pada tempat sujud, dan hayati makna bacaan sholat, serta mengingat Allah SWT seolah melihat-Nya sambil memohon perlindungan dari setan dan gangguan.
Tips dari Buya Yahya Agar Shalat Kita Khusyuk
Melansir sumber dari Al-Bahjah TV, Ustadz kondang yang mengasuh Ponpes Al Bahjah Buya Yahya memberikan tips bagaimana agar shalat kita khusyuk.
Menurut Buya Yahya, agar salat khusyuk, terus berusaha memusatkan hati dan pikiran hanya kepada Allah SWT.
Ketika menjalankan shalat fokuslah pada pemahaman makna bacaan salat dan zikir, sadari sedang bermunajat pada Allah, tidak terburu-buru, sholat tepat waktu, dan memohon kekhusyukan kepada Allah karena itu karunia-Nya. Jika pikiran melayang, ikuti lafaz yang diucapkan seolah melihatnya (misalnya, “bismillah bi ba sin mim”) untuk mengikat pikiran.
Selain itu, berlatih untuk menyadari kehadiran Allah selama shalat juga sangat penting.
Bacaan wirid seperti Ratibul Haddad, laailaaha illallah, dan memperbanyak shalawat dapat membantu meningkatkan kekhusyukan.
Buya Yahya menekankan bahwa kenikmatan dalam shalat dapat dirasakan melalui latihan dan kesabaran, bahkan beberapa orang merasakan kenikmatannya setelah bertahun-tahun berusaha.
Inilah Lima Cara Agar Shalat Khuyuk Menurut Buya Yahya
Berikut ini tips agar shalat lebih khusyuk dan terasa nikmat saat beribadah menurut Buya Yahya.
1. Memahami Makna Setiap Lafadz Bacaan Shalat
Menurut Buya, tips yang pertama adalah dengan cara memahami makna lafadz bacaan dalam shalat yang kita ucapkan. Namun Jika kita belum bisa memahami bacaan yang kita ucapkan maka Menurut Imam Haddad setidaknya kita bisa merenungkan lafadz dan huruf yang kita ucapkan. Hal ini agar pikiran dan konsentrasi kita terjaga.
Jika anda tergolong orang yang belum memahami maknanya, maka setidaknya anda mengingat lafadz dan huruf dalam bacaan shalat ketika kita membacanya, ini adalah awal dalam belajar khusyu”
2. Shalat di Waktu yang Khusus Untuk Shalat Saja
Tips yang kedua menurut Buya Yahya adalah kita shalat di waktu yang kita khususkan sebagai waktu shalat. Jangan sampai kita melaksanakan shalat sembari mengerjakan kegiatan lain, karena hal ini bisa mengganggu dan memecah konsentrasi kita. Maka alangkah baiknya ketika kita sedang sibuk sekalipun, kita mengkhususkan beberapa menit misalnya sebagai waktu shalat, dan waktu-waktu ini tidak boleh terganggu oleh hal apapun.
“Jangan sampai anda shalat sambil anda jaga toko, sambil nunggu telpon, sambil nonton televisi dan sebagainya. Jadikan waktu anda khusus untuk shalat, tidak boleh untuk yang lainnya”
3. Tidak Terburu-Buru
Yang selanjutnya adalah kita tidak boleh terburu-buru dalam shalat. Agar tidak terburu-buru dalam mengerjakan shalat, kita bisa membiasakan ibadah-ibadah sunnah seperti shalat qobliyah dan ba’diyah, serta dzikir dan doa setelah shalat. Membiasakan hal-hal ini akan membuat kita tidak merasa terkejar oleh hal-hal lain diluar shalat khususnya urusan duniawi.
“Kita disunahkan untuk melaksanakan shalat qabliyah dan shalat ba’diyah, ada dzikir dan doa agar kita setelah shalat tidak langsung mengejar dunia yang kita cari. Kalau sudah biasa dengan hal ini, tidak akan terburu-buru”.
4. Berdoa Meminta Kekhusyuan
Tips keempat agar kita mendapat kekhusyuan dalam shalat adalah dengan berdoa dan memohon kepada Allah Swt. Khusyu itu adalah ciptaan Allah Swt, Allah Swt lah yang memberikan kekhusyuan kepada hamba-Nya. Maka dari itu, salah satu cara mendapatkan kekhusyuan dalam shalat adalah dengan memintanya kepada Allah Swt.
“Khusyu itu adalah pemberian dari Allah Swt, maka mintalah kepada Allah Swt.”
5. Mencari Tempat yang Mendukung
Tips yang terakhir adalah dengan mencari tempat yang mendukung kita untuk khusyu seperti tempat yang sunyi, masjid, dll. Tapi bukan berarti kita tidak shalat di tempat keramaian, walaupun terpaksa harus shalat di tempat ramai tersebut maka kita harus berusaha untuk memerangi ketidak khusyuan itu dengan empat tips lainnya.
“Anda harus mencari tempat yang sesuai, tempat yang paling sesuai biasanya adalah tempat yang sunyi, di masjid, yang tidak ada gangguan, Itu membantu anda untuk khusyu. Tapi bukan berarti anda di tempat keramaian anda tidak shalat, anda harus memerangi untuk khusyu. Jika lima syarat tidak terpenuhi , paling tidak empat”.
Persiapan Sebelum Sholat
Niat yang Kuat: Niatkan sholat sebagai bentuk penghambaan kepada Allah, bukan sekadar rutinitas.
Wudhu Sempurna: Pastikan wudhu dilakukan dengan sempurna, ini adalah kunci awal kekhusyukan.
Tepat Waktu & Jauhkan Gangguan: Sholat di awal waktu dan hindari aktivitas duniawi yang bisa mengganggu.
Mengingat Kematian: Renungkan bahwa kematian bisa datang kapan saja.
Saat Sholat (Gerakan & Bacaan)
1, Tuma’ninah (Ketenangan): Lakukan setiap gerakan dengan tenang dan tidak terburu-buru, rasakan setiap gerakan.
2, Fokus Pandangan: Arahkan pandangan ke tempat sujud, bukan ke mana-mana.
3, Hayati Makna Bacaan: Pahami arti bacaan sholat (Al-Fatihah, surat pendek, zikir).
4, Hadapkan Hati: Sadari bahwa Anda sedang bermunajat langsung di hadapan Allah SWT.
5, Gunakan Sutrah (Pembatas): Letakkan sesuatu di depan sebagai pembatas untuk mencegah pikiran melayang.
6, Beristighfar & Berdoa: Mohon perlindungan dari godaan setan (setelah membaca surat pendek misalnya).
Cara Mengatasi Pikiran yang Melantur
1,Fokus pada Lafaz: Jika makna sulit dipahami, ikat pikiran pada huruf-huruf bacaan, seperti membayangkan huruf ‘b’, ‘s’, ‘m’ saat membaca “Bismillah”.
2, Zikir Sebelum & Sesudah Sholat: Lakukan zikir untuk mengikat hati dan pikiran sebelum sholat dimulai.
Kunci Lainnya
Berteman dengan Orang Sholeh: Lingkungan yang baik membantu kita lebih mudah khusyuk.
Sujud dengan Khusyuk: Rasakan kedekatan dengan Allah saat sujud.
Inilah rahasia agar kita meraih kekhusyuan shalat. Tugas kita hanyalah berusaha dan berdoa untuk khusyu, selebihnya adalah Allah Swt yang memberikan kekhusyuan tersebut. Bahkan menurut para ulama, berusaha untuk mencapai kekhusyuan adalah khusyu itu sendiri.
Kekhusyukan adalah anugerah, namun kita wajib berusaha mencapainya. Kombinasikan usaha fisik, mental, dan spiritual ini untuk meningkatkan kekhusyukan Anda. Semoga Allah Swt menjadikan kita khusyu dalam shalat, dan shalat kita diterima oleh Allah Swt. (ed)

















