BANDAR LAMPUNG – anjir yang menerjang Kota Bandar Lampung pada Selasa (14/4/2026) malam menyisakan duka bagi warga terdampak. Di RT 01, Kelurahan Penengahan, Kecamatan Kedaton, puluhan rumah terendam hingga ketinggian mencapai dua meter.
Salah satu warga, Dj, mengaku rumahnya ikut terdampak parah. Sejumlah barang miliknya rusak akibat terjangan banjir bandang yang datang tiba-tiba.
“Harapan kami pemerintah bisa melihat kondisi ini dan memberikan solusi terbaik,” ujarnya, Rabu (15/4).
Ia juga mengeluhkan minimnya perhatian yang dirasakan warga setiap kali banjir melanda kawasan tersebut.
“Kadang banjir di sini seperti tidak diperhatikan, seperti anak buangan,” keluhnya.
Ketua RT setempat, Jony, menyebut total ada 26 rumah dengan sekitar 110 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir di wilayahnya.
Meski sudah beberapa kali dilakukan pendataan, bantuan yang diterima warga dinilai masih sangat terbatas.
“Kalau bantuan ada, tapi paling beras 5 kilo. Kalau bantuan uang belum pernah,” ungkapnya.
Ia memastikan usulan bantuan telah diajukan kembali kepada pemerintah, termasuk saat kunjungan Wali Kota ke lokasi banjir.
“Kemarin sudah kami ajukan lagi, semoga segera ada realisasi,” katanya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material yang dialami warga cukup besar akibat tingginya genangan air.
Warga berharap pemerintah tidak hanya hadir saat banjir terjadi, tetapi juga memberikan solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus berulang.(rm)

















