BANDAR LAMPUNG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung mulai menggenjot penguatan sistem pengelolaan sampah pada 2026. Langkah ini dilakukan di tengah sorotan soal penumpukan sampah di sejumlah titik Tempat Penampungan Sementara (TPS).
Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLH, Budi Ardiyanto, mengungkapkan pihaknya telah menambah enam unit tank container baru yang kini sudah didistribusikan ke sejumlah TPS.
“Untuk tahun 2026, DLH sudah melakukan pengadaan enam unit tank container dan sudah ditempatkan di beberapa TPS,” ujarnya, Sabtu 25 April 2026.
Dengan tambahan tersebut, total tank container yang dimiliki DLH kini mencapai 78 unit, naik dari sebelumnya 72 unit. Di saat yang sama, perbaikan fasilitas lama juga dilakukan untuk menjaga operasional tetap berjalan.
“Untuk perawatan, di tahun ini kurang lebih hampir 10 unit tank container yang kita perbaiki. Perbaikan ini dilakukan secara bertahap,” jelasnya.

Langkah ini disebut sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengangkutan sampah, meski persoalan klasik seperti keterlambatan angkut dan penumpukan di TPS masih kerap dikeluhkan warga.
Tak berhenti di situ, DLH juga menyiapkan penambahan armada dalam perubahan anggaran 2026. Sedikitnya 20 unit dump truck, 10 unit mobil amrol, serta satu unit pikap akan ditambah untuk memperkuat sistem pengangkutan dari TPS ke tempat pembuangan akhir (TPA).
Menurut Budi, penguatan armada ini diharapkan mampu menjawab meningkatnya volume sampah di Kota Bandar Lampung. (rm)

















