BANDAR LAMPUNG – Fraksi PKB DPRD Provinsi Lampung mendorong langkah konkret dan menyeluruh pasca insiden hanyutnya dua mahasiswi Universitas Lampung di kawasan wisata Wira Garden, Bandar Lampung.
Ketua Fraksi PKB DPRD Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, menyampaikan duka mendalam sekaligus menegaskan pentingnya pembenahan sistem keselamatan di destinasi wisata berbasis alam, khususnya di aliran sungai.
“Ini harus menjadi titik evaluasi bersama. Sistem mitigasi bencana tidak boleh lagi hanya wacana, tetapi harus benar-benar diterapkan di lapangan,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Lampung perlu segera merealisasikan pembangunan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) di titik-titik rawan banjir, terutama di wilayah Bandar Lampung.
“EWS sangat penting agar ada peringatan lebih awal, sehingga pengunjung maupun pengelola memiliki waktu untuk melakukan evakuasi sebelum kondisi memburuk,” tegasnya.
Selain itu, Fraksi PKB juga merekomendasikan penutupan sementara kawasan Wira Garden guna dilakukan audit menyeluruh terhadap standar operasional keselamatan.
Audit tersebut mencakup kelengkapan rambu peringatan, kesiapan jalur evakuasi, hingga kesiapan petugas di lapangan.
“Kami merekomendasikan penutupan sementara sampai semua aspek keselamatan benar-benar diperbaiki. Jangan sampai tempat wisata dibuka tanpa jaminan keamanan,” tambahnya.
Khoiriyah yang juga anggota Komisi II DPRD Lampung menegaskan pihaknya akan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal terhadap evaluasi dan perbaikan tata kelola wisata alam di daerah.(rm)

















