BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung tancap gas mempercepat normalisasi drainase sebagai langkah antisipasi banjir. Instruksi Wali Kota Eva Dwiana langsung ditindaklanjuti Dinas Pekerjaan Umum dengan menggarap perbaikan di 18 titik pada Rabu (8/4).
Fokus pekerjaan meliputi perbaikan saluran air, talud, pemasangan box culvert, hingga pembersihan sedimentasi yang selama ini menjadi pemicu luapan air saat hujan deras.
Langkah agresif ini juga menyasar penataan konstruksi bangunan di kawasan Kelurahan Tanjung Senang yang dinilai menghambat aliran air. Pemkot menilai pembenahan struktur drainase harus dilakukan secara menyeluruh agar dampaknya lebih optimal.
Wali Kota Eva Dwiana menegaskan, percepatan normalisasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan solusi jangka panjang atas persoalan banjir yang kerap dikeluhkan warga.
“Normalisasi sungai tetap menjadi prioritas kami, terutama pembersihan sedimentasi yang tebal di gorong-gorong,” tegasnya.
Ia memastikan, pembenahan infrastruktur akan terus dilakukan bertahap di titik-titik rawan genangan, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya saat musim hujan.
Di lapangan, pengerjaan dilakukan intensif dari siang hingga malam hari demi mempercepat progres. Sejumlah warga pun mengapresiasi langkah cepat pemerintah, terutama pada perbaikan gorong-gorong di wilayah Tanjung Senang yang dinilai menunjukkan hasil signifikan dalam waktu singkat.(rm)

















